Monday, October 5, 2020

CARA MENGETAHUI LOKASI YANG BANYAK IKAN DI SUNGAI

 

CARA MENGETAHUI LOKASI YANG BANYAK IKAN DI SUNGAI


Memilih lokasi mancing di sungai tidak boleh sembarangan, apabila para pemancing berharap mendapatkan ikan dengan jumlah yang banyak, maka pemilihan spot mancing yang perlu di perhatikan adalah dengan melihat aliran airnya apakah deras atau tidak. Ikan yang berbeda jenis tentu memiliki tempat kesukaanyang berbeda-beda.Langsung saja kita simak beberapa tips untuk mengetahui keberadaan ikan, berikut di bawah ini


1. Tips Cara Memilih Lokasi Mancing Ikan Nila di Sungai

 Untuk memancing ikan nila, carikan sungai yang airnya memusar dengan gerakan lambat. Selain itu pastikan banyak terdapat tumbuhan air, baik itu tumbuhan yang hidup air atau tumbuhan yang berasal dari daratan. Namun hal yang terpenting dari semua itu adalah ikan Nila suka lokasi di tepian sungai. 


 2. Tips Cara Memilih Lokasi Mancing Ikan Lele dan Patin di Sungai 

 Dalam menentukan lokasi mancing ikan lele pilihlah lokasi yang airnya cukup tenang, umumnya di pinggir sungai dan carilah area yang berlumpur. Nah untuk ikan patin umumnya di sungai yang dalam, dan karena ikan Patin suka berlindung maka akan mudah di dapat di sungai yang terdapat banyak tanamannya. Selain itu ikan patin adalah tipe ikan pemangsa jadi ikan patin juga banyak terdapat di sungai yang banyak ikan kecilnya. 

 3. Tips Cara Memilih Lokasi Mancing Ikan Tawes di Sungai

 Pada umumnya ikan tawes ini hidup berkelompok dan dalam satu kelompok besarnya hampir sama. Karena berkelompok tentunya membutuhkan banyak makanan, dan sumber makanan yang di sukai ikan tawes ini berasal dari sampah yang umumnya tersangkut di tanaman tepi sungai yang batang atau daunya masuk ke air. Perhatikanlah juga bahwa aliran air sungai cukup deras, di lokasi seperti inilah banyak terdapat ikan Tawes.


Mengenali Lokasi Ikan Disungai.


Luasnya daratan di Indonesia dan banyak kepulauan yang di dalamnya terdapat sungai, merupakan tempat pelampiasan para hobi mancing air tawar. Meskipun negara kita banyak ditemukan sungai, tidak jarang para pemancing kesulitan dalam menemukan lokasi ikan. 

Apalagi kondisi sungai yang berkelok-kelok dengan jarak yang panjang justru membingungkan pemancing dimana seharusnya mancing di sungai itu. 

 Berikut akan diulas karakter sungai dan lokasi-lokasi keberadaan ikan di sungai dan memaparkan alam di sekitar sungai agar acara mancing Anda lebih efisien dan efektif. Inilah tips lokasi-lokasi tempat persembunyian ikan di sungai :


1. Di Belokan Sungai

 Sungai biasanya memiliki alur berkelak-kelok bagaikan sebuah ular yang sangat panjang. Bila Anda bingung mau mancing dimana tidaklah salah mencoba di belokan sungai. Pada belokan biasanya arus yang mengalir tidaklah begitu kuat dan tidak deras. 

Dalam kondisi air yang tidak begitu deras dibanding alur yang lurus dari sanalah Anda bisa mencoba memancing. Biasanya ikan berkumpul di aliran yang tidak begitu deras. 

Ikan akan mengincar apa saja yang lewat dan dianggap sebagai makanannya. Bila Anda ingin mendapat ikan yang lebih banyak pilihlah belokan sungai yang tepinya dipenuhi dengan pohon. Pohon yang tumbuh di tepi sungai membuat lokasi itu menjadi teduh dimana ikan betah di lokasi yang tidak langsung kena terik matahari. Di samping itu akar pohon yang tumbuh di tepi sungai menyebabkan semua yang terhanyut di sungai tersangkut akar, tidak terkecuali makanan ikan.


2. Dekat Pusaran Air 

 Air sungai yang mengalir dari tempat dangkal ke tempat yang mengakibatkan aliran sungai berputar membentuk pusaran. Akibat pusaran ini di dasar sungai terbentuk lokasi lubang yang dalam atau orang Jawa bilang membentuk kedung. 

Air sungai yang membawa berbagai material termasuk makanan ikan juga ikut berputar dan masuk lubang. Ketika barang-barang yang terhanyut itu berputar, biasanya ikan-ikan sudah menanti untuk menyantapnya. Memancing di lokasi ini sebaiknya pilihlah menempatkan umpan di luar pusaran. Umpan kita yang tetap melayang-layang barangkali juga menjadi santapan ikan.



3. Sekitar Tiang Jembatan di Hilir 

 Pembuatan jembatan di hilir sungai dimana diikuti penancapan tiang beton di tengah sungai sepertinya dimanfaatkan ikan sebagai tempat persembunyian untuk mencari makanan yang terhanyut. Air di sungai di hilir atau muara merupakan tempat pertemuan antara air tawar dengan air laut. Disini kita sebut dengan air payau. 

Tidak jarang dalam air payau ikan laut masuk ke hilir untuk bertelur dalam lokasi yang aman. Sebagai contoh adalah ikan barramundi (kakap putih), bandeng, belanak, akan beriringan mencari lokasi untuk berkembang biak.

Ditemukan bangunan beton tiang jembatan inilah merupakan tempat dan lokasi yang paling favorit dalam bersembunyi dan bertelur. Jangan heran bila Anda mancing disana ikan berukuran jumbo menyambar umpan kita.



4. Sekitar Pohon Roboh. 

 Pohon yang roboh di sungai merupakan tempat persembunyian ikan sebab arus sungai terhalang. Akibatnya arus di balik pohon tidak menjadi deras. Lokasi yang demikian ini menjadi tempat persembunyian ikan. Dalam persembunyian ini terkadang ikan menghadang mangsa dan makanan yang hanyut. 


 5. Di Balik Batu Besar 

 Tidak setiap sungai terdapat bebatuan besar yang menghadang arus sungai, apalagi bila bebatuan itu sampai menonjol ke permukaan sungai yang menyebabkan arus sungai terhambat. Di balik bebatuan itu biasanya terdapat ikan-ikan kecil dan udang serta makanan ikan lainnya. Tidak jarang ikan besar atau predator juga mengincar umpan dan ikan kecil. Mancing di balik bebatuan kemungkinan umpan kita disambar ikan predator seperti lele yang sangat besar. 


 6. Sekitar Rerumputan 

 Di bagian tepi sungai tidak jarang ditumbuhi rerumputan yang sangat banyak. Bila Anda menemukan lokasi seperti ini jangan dilewatkan, sebab tidak jarang ikan betina berlindung dan bertelur disana. Di samping itu lokasi ini paling banyak dihuni ikan-ikan kecil. Padahal ikan kecil itu merupakan makanan ikan besar atau predator. Jadi mancing di sela-sela rerumputan haruslah waspada terhadap ikan-ikan predator yang akan menyambar umpan kita. 


 7. Bebatuan 

 Karakter sungai dengan dipenuhi bebatuan kecil, sehingga arus sungai seperti terpecah-pecah menjadi banyak merupakan lokasi yang dihuni berbagai umpan ikan seperti udang kecil dan ikan kecil. Keberadaan ikan dan udang turut mengundang ikan predator menghuni lokasi ini. Bila kita ingin menempatkan umpan di antara bebatuan tersebut tidak jarang umpan kita dimakan predator seperti lele, gabus, bader, hampala, belida dan ikan baung. Namun mancing disekitar bebatuan diperlukan kesabaran karena kita tidak leluasa menempatkan umpan  


8. Tumpukan Ranting 

 Arus sungai biasanya menghanyutkan ranting-ranting pohon dan ranting-ranting yang terhanyut itu berhenti di satu lokasi akan mengakibatkan arus terhambat. Tertumpuknya ranting di sungai itu membawa banyak makanan sehingga ikan gemar berkumpul disana.




sumber: kompasiana.com dan kabarmancing.com 

No comments:

Post a Comment