Thursday, September 3, 2020

RUTIN MAKAN IKAN TURUNKAN RESIKO STROKE DAN GAGAL JANTUNG



Indonesia adalah negara maritim yang memiliki banyak kekayaan laut yang melimpah. Tidak heran jika ikan sering menjadi makanan sehari hati, bukan cuman di Indonesia saja, ternyata ikan saat ini menjadi salah satu makanan favorit warga negara lain.

Selain mudah di dapat, makanan laut yang satu ini kaya akan berbagai nutrisi penting seperti asam lemak omega 3,protein berkualitas tinggi, serta berbagai vitamin salah satunya vitamin D, dan mineral lainnya yang sangat di butuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

Makan ikan 2 kali seminggu bisa membantu menjaga kesehatan jantung. Apakan benar atau tidak?  akan kami bahas setuntas tuntasnya dalam artikel ini, jadi terus simak ya artikel ini.

Ikan merupakan sumber asam lemak omega 3 terbaik yang penting untuk tubuh dan otak. Dalam jurnal Circulation terbitan tahun 2002, American Heart Association (AHA) menyatakan bahwa membiasakan makan ikan tinggi omega-3 dua kali seminggu mengurangi resiko gagal jantung,penyakit koroner,serangan jantung, dan stroke iskemik.


Eric B. Rimm, Sc.D., profesor epidemologi dan nutrisi di Harvard T.H. Chan School of Public Health di Boston yang juga salah satu penulis penelitian, menyatakan bahwa ikan menjadi sumber protein yang lebih sehat dibandingkan dengan daging yang kaya akan lemak jenuh.

Hal ini diperkuat oleh penelitian lain yang membuktikan bahwa mengganti tiga persen protein dari daging olahan dengan ikan dapat menurunkan 31 persen risiko kematian akibat komplikasi jantung atau stroke.


Pasalnya, daging mengandung lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebih dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat hingga menimbulkan plak di arteri (aterosklerosis) yang bisa memicu berbagai penyakit jantung.

 Ditambah lagi sekitar 40% orang memiliki kadar vitamin D yang kurang di dalam tubuhnya. Hal ini dapat memicu risiko terjadinya penyakit jantung, diabetes, demensia, dan penyakit autoimun.

 Vitamin D biasanya didapatkan dari paparan sinar matahari, tapi ikan juga dapat menjadi sumber vitamin D yang baik bagi tubuh

Baca juga: 6 JENIS IKAN LAUT YANG BAIK UNTUK KESEHATAN

Manfaat asam lemak omega 3 untuk jantung 


Dikutip dari Healthline, berbagai manfaat asam lemak omega 3 untuk kesehatan jantung yaitu:


  •  Menurunkan kadar trigliserida (lemak selain kolesterol) sebanyak 15 hingga 30 persen.
  •  Menurunkan tekanan darah pada orang hipertensi.
  •  Meningkatkan HDL atau kadar kolesterol baik di dalam tubuh.
  •  Menjaga arteri dari kerusakan dan mencegah penumpukan plak yang dapat menyumbat dan mengeraskan arteri.
  •  Mengurangi produksi beberapa zat penyebab peradangan.


 Namun, kita tidak bisa mengganti ikan dengan suplemen minyak ikan yang juga mengandung omega 3. Pasalnya, tidak ada hasil penelitian yang membuktikan bahwa suplemen minyak ikan memiliki manfaat yang sama dengan makan ikan secara langsung.


Pastikan untuk masak ikan dengan tepat 

AHA merekomendasikan untuk makan dua porsi ikan seberat 100 gram setiap minggunya. Hampir semua ikan mengandung nutrisi yang baik, tetapi ikan salmon, mackerel, herring, trout, sarden, tuna albacore, teri, dan juga lele mengandung asam lemak omega 3 yang lebih banyak dibandingkan ikan lainnya.

Untuk itu, cobalah untuk mengonsumsi berbagai jenis ikan ini agar mendapatkan manfaat maksimal untuk kesehatan jantung.

 Namun, perhatikan juga cara memasaknya. Pasalnya, cara memasak yang salah dapat memengaruhi nutrisi di dalamnya.

Penelitian yang dilakukan pada 90 ribu orang Amerika menemukan fakta bahwa orang yang makan ikan goreng seminggu sekali berisiko 48 persen lebih tinggi terkena gagal jantung dibandingkan dengan yang makan ikan tanpa menggorengnya.

 Selain itu, kandungan omega-3 dari ikan tuna yang digoreng dapat menurun sebanyak 75%-80%. Hal sama juga terjadi pada ikan salmon, kandungan vitamin D juga dapat berkurang setengahnya jika digoreng. Dibandingkan dengan menggorengnya, berikut berbagai cara memasak ikan yang dianjurkan untuk menjaga keutuhan nutrisinya.



Merebus dan mengukus 

Merebus dan mengukus adalah cara memasak yang menggunakan air atau cairan lain seperti kaldu selama proses memasak.

Kedua cara memasak ini tidak menggunakan penambahan minyak sehingga tidak menambah kalori dan kadar lemak baik di dalam ikan tetap terjaga.

Keduanya juga menggunakan suhu yang lebih rendah di bandingkan dengan metode memasak lainnya. Hal ini membantu menjaga keutuhan nutrisi dan meminimalkan pembentukan bahan kimia bahaya penyebab kanker.


Memanggang 

Memanggang adalah cara memasak dengan memanaskan ikan hingga kecoklatan dengan bantuan sedikit minyak.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa di bandingkan dengan menggoreng dan memanaskannya dalam mickrowave, memanggang hanya menghilangkan sedikit asam lemak omega 3 di dalam ikan.

Memanggan juga mempertahankan kandungan vitamin D pada ikan. Gunakan minyak zaitun dalam proses memanggang karena jauh lebih sehat di bandingkan dengan minyak goreng biasa.

Baca: CARA MENGOLAH IKAN TANPA HARUS MEMBUANG NUTRISINYA 
sumber:kompas.com

No comments:

Post a Comment