Wednesday, August 5, 2020

UMPAN JITU IKAN BAUNG


Ikan baung adalah ikan yang sangat di gemari oleh para pemancing di indonesia. Hal ini dikarenakan sensasi tarikan ikan baung ini yang sangat agresif. Namun untuk mendapatkan strike dalam memancing ikan baung cukup sulit dan membutuhkan kesabaran yang lebih.

Ikan baung gemar hidup di habitat perairan yang memiliki arus seperti sungai.Sugai merupakan tempat tinggal favirit ikan baung, meski ikan ini juga dapat di temukan di danau,rawa dan waduk. Pada musim hujan berlangsung , baung akan melakukan migrasi dengan mengikuti aliran sungai yang berarus deras. Ikan ini merupakan ikan jenis nocturnal atau ikan yang beraktifitas dan mencari makan pada malam hari. Pada habitat alam liar ikan baung merupakan ikan pemakan segala (omnivora). Meskipun ikan baung lebih dominan memakan hewan kecil di dalam air, namun terkadang ikan baung juga dapat memakan tumbuhan air.

Ikan baung memiliki rasa daging yang lezat dan gurih untuk di konsumsi.Bahkan beberapa nelayan lokal ada yang menjual ikan ini dengan harga yang tinggi karena dagingnya yang lezat. Baung juga memiliki perlawanan yang sangat kuat saat kita memperoleh kesempatan untuk merasakan sensasi strikenya.

Umpan Alami Ikan Baung

Bukan hanya umpan racikan, ikan baung juga suka memakan umpan alami seperti:

  1. cacing 
  2. udang 
  3. jangkrik 
  4. lundu 
  5. Gendon 
  6. Ulat daun pisang 
  7. keong sawah 
  8. serangga-serangga kecil 

Resep Racikan Umpan Kucur Baung


  • usus ayam yang dibersihkan. Bersihkan  dengan cara belah pakai tusuk sate, masukin ke usus, tarik, bersihkan.
  • setelah bersih, potong pendek-pendek, tiriskan biar bersih airnya.
  • setelah kering tidak ada air, belender biar halus dan cepat hancurnya nanti.
  • masukin kedalam wadah atau toples, harus ditutup kuat-kuat dan rapat, jangan isi penuh toples karena usus biasanya kembang dan bisa meledak
  • Berikan lapisan kantong pelastik sampai 5 buah, biar baunya tidak keluar.
  • kemudian simpan, bisa juga kubur dalam tanah, kira-kira 1 minggu makin lama makin bagus, biar ususnya hancur semua jadi lemak atau minyak.
  • Setelah umpan di simpan atau di kubur, masukkan esen kepiting atau belut . masukkan santan kental/ santan bubuk kalau ada masukkan mantega sedikit, agar tidak mudah larut kena air telur bebek kalau ada aduk, dan terakhir masukkan kapas (kapas sudah disuir/halus) sampai kental tidak berair umpan Kucurnya siap digunakan


No comments:

Post a Comment