Sunday, July 5, 2020

KARAKTERISTIK IKAN TUNA DAN JENIS-JENIS IKAN TUNA YANG HARUS DI KETAHUI




Tuna adalah ikan laut pelagik yang termasuk bangsa Thunnini, terdiri dari beberapa spesies dari famili skombride, terutama genus Thunnus. Ikan ini adalah perenang andal (pernah diukur mencapai 77 km/jam). Tidak seperti kebanyakan ikan yang memiliki daging berwarna putih, daging tuna berwarna merah muda sampai merah tua. Hal ini karena otot tuna lebih banyak mengandung myoglobin daripada ikan lainnya. Beberapa spesies tuna yang lebih besar, seperti tuna sirip biru Atlantik (Thunnus thynnus), dapat menaikkan suhu darahnya di atas suhu air dengan aktivitas ototnya. Hal ini menyebabkan mereka dapat hidup di air yang lebih dingin dan dapat bertahan dalam kondisi yang beragam. Kebanyakan bertubuh besar, tuna adalah ikan yang memiliki nilai komersial tinggi.

Tuna memiliki bentuk tubuh yang sedikit banyak mirip dengan torpedo, disebut fusiform, sedikit memipih di sisi-sisinya dan dengan moncong meruncing. Sirip punggung (dorsal) dua berkas, sirip punggung pertama berukuran relatif kecil dan terpisah dari sirip punggung kedua. Di belakang sirip punggung dan sirip dubur (anal) terdapat sederetan sirip-sirip kecil tambahan yang disebut finlet. Sirip ekor bercabang dalam (bercagak) dengan jari-jari penyokong menutup seluruh ujung hipural. Di kedua sisi batang ekor masing-masing terdapat dua lunas samping berukuran kecil; yang pada beberapa spesiesnya mengapit satu lunas samping yang lebih besar. Tubuh kebanyakan dengan wilayah barut badan (corselet), yakni bagian di belakang kepala dan di sekitar sirip dada yang ditutupi oleh sisik-sisik yang tebal dan agak besar. Bagian tubuh sisanya bersisik kecil atau tanpa sisik. Tulang-tulang belakang (vertebrae) antara 31–66 buah.

Aspek yang luar biasa dari fisiologi tuna adalah kemampuannya untuk menjaga suhu tubuh lebih tinggi daripada suhu lingkungan. Sebagai contoh, tuna sirip biru dapat mempertahankan suhu tubuh 75-95 °F (24-35 °C), dalam air dingin bersuhu 43 °F (6 °C). Namun, tidak seperti makhluk endotermik seperti mamalia dan burung, ikan tuna tidak dapat mempertahankan suhu dalam kisaran yang relatif sempit.

Tuna mampu melakukan hal tersebut dengan cara menghasilkan panas melalui proses metabolisme. Rete mirabile, jalinan pembuluh vena dan arteri yang berada di pinggiran tubuh, memindahkan panas dari darah vena ke darah arteri. Hal ini akan mengurangi pendinginan permukaan tubuh dan menjaga otot tetap hangat. Ini menyebabkan tuna mampu berenang lebih cepat dengan energi yang lebih sedikit.

Jenis-jenis Tuna 

Spesies tuna sangat beragam ketika di temukan di dunia yang berbeda. Tuna itu sendiri termasuk dalam ikan cengkalang. Berikut adalah beberapa jenis ikan tuna yang dapat di temukan di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia:

  1. Ikan Cakalang (Skipjack Tuna) 
    Di Indonesia, ikan ini juga di sebut ikan cakalang, ikan ini sangat populer dan banyak di konsumsi.Mereka hidup di seluruh perairan dunia, terutama di daerah tropis. Daerah yang mereka sukai berada di lapisan atas air laut  (permukaan). Ikan ini sudah dewasa saat mencapai umur 1 tahun. Ikan cakalang umumnya lebih cocok untuk tuna kaleng. 
  2. Ikan Tuna Sirip Kuning ( Yellowfin Tuna)
    Yellowfin tuna atau juga di kenal sebagai tuna sirip kuning. Ikan ini adalah ikan laut dari famili Scombridae yang hidup berkelana di samudera tropis dunia. Orang barat menyebutnya sebagai yellowfin tuna, di Indonesia di kenal sebagai ikan Madidihang. Dalam hal popularitas, ikan tuna sirip kuning menampati urutan kedua, meski besar, ikan ini bisa berenang dengan kecepatan tinggi, tuna sirip kuning yang berkembang sepenuhnya dapat berenang bersama ikan lumba-lumba
  3. Tuna Sirip Hitam (Thunnus Atlanticus) 
    Jenis tuna ini di sebut tuna sirip biru karena tubuh bagian belakangnya berwarna hitam. Tuna hitam adalah salah satu spesies tuna terbesar ketiga di dunia.
    Karena ikan ini berukuran kecil, yaitu 1 meter, dan ketika di budidayakan beratnya hanya mencapai 21 kg dan hanya hidup dengan waktu 5 tahun. 
  4. Tuna Albakora
  5. Tuna Albakora adalah jenis ikan yang tidak merah tetapi putih, seperti juga jenis konsumsi ikan lainnya. Tuna jenis ini umumnya dijual di pasar tradisional dengan kisaran harga yang cukup tinggi. Dalam bahasa Inggris, ikan ini disebut tuna albacore. Ikan ini sering disebut “ayam laut” karena dagingnya berwarna putih. Rasanya juga seperti daging ayam. Orang Amerika juga mengenal ikan ini, karena dagingnya mudah didapat dalam bentuk paket yang disebut “tuna albacore”. Sedangkan orang Spanyol suka menyajikan tuna albakora dengan minyak zaitun. Mereka menyebutnya “Bonito del Norte”. Tuna Albakora di Samudera Hindia terus menurun. Sementara populasi mereka yang tinggal di Pasifik Utara dan Selatan cenderung aman. Belum ada upaya untuk makan berlebihan. Anda bisa mendapatkannya dengan menangkap tuna di laut terbuka, melakukannya dengan cara yang berbeda, salah satunya dipancing.
  6. Tuna Sirip Biru Atlantik ( Northern Bluefin Tuna)
  7. Dalam bahasa Indonesia, ikan ini disebut tuna sirip biru Atlantik. Ikan migrasi besar ini adalah tuna yang tumbuh paling lambat. Umurnya bisa mencapai 20 tahun dan ukurannya bisa sangat besar. Tuna sirip biru Atlantik adalah ikan pelagis. Dengan kata lain, mereka hidup di permukaan sampai ke kolom air laut. Tuna sirip biru Atlantik ini adalah ikan yang umumnya menerima makanan untuk sushi dan sashimi. Di Jepang, mereka sering ditangkap karena sashimi. Selain itu, rasa, tekstur, warna dan kandungan lemaknya cocok dengan daging. Tetapi Anda harus melangkah lebih jauh jika Anda ingin menikmati sashimi tuna. Mereka jarang menyajikan ikan ini, jadi nilai jualnya juga tinggi. Alasannya, konsumsi ikan ini bisa mendapatkan beragam manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Jadi jangan heran jika tuna jenis ini cukup mahal di Jepang.
  8. Tuna Sirip Biru Selatan ( Southern Bluefin Tuna) Ikan ini juga disebut tuna sirip biru selatan. Seperti tuna sirip biru Atlantik, ikan ini juga termasuk ikan pelagis, jeram dan besar. Mereka juga menjadi pecinta berburu tuna nyata atau tuna sirip biru.
    Karakteristik spesies tuna sirip biru selatan adalah memiliki tubuh panjang seperti ujung hitam dan juga sirip tipis dan pendek, dengan seluruh tubuh ditutupi dengan sisik kecil.
    Orang kaya bahkan siap membayar dengan harga tinggi, bahkan jika ikan ini adalah jenis tuna yang paling mahal di dunia, asalkan rasanya memuaskan. Selain itu, ikan ini memperhalus kriteria seleksi untuk tuna. Baik dari segi rasa, ukuran, tekstur, warna dan kekayaan lemak. Ikan-ikan ini menjadi semakin eksklusif karena mereka sulit ditangkap.

No comments:

Post a Comment