Thursday, June 4, 2020

MANFAAT IKAN UNTUK IBU HAMIL DAN JENIS IKAN YANG HARUS DI HINDARI



Ikan adalah sumber protein hewani yang memiliki banyak manfaat dan bisa mencukupi kebutuhan nutrisi harian bagi tubuh manusia, khususnya bagi ibu hamil.

Ketika hamil, banyak nutrisi yang di butuhkan oleh tubuh, sebagian besar nutrisi tersebut dapat di peroleh dari berbagai asupan yang di konsumsi oleh ibu hamil, salah satunya adalah ikan.

Sebagian ahli sepakat bahwa ibu hamil harus rutin mengkonsumsi ikan karena banyak memberikan manfaat dan nutrisi untuk ibu hamil.Sayang nya tidak semua ikan boleh dikonsumsi ibu hamil.

Berikut Manfaat ikan untuk ibu hamil dan ikan yang harus di hindari ibu hamil yang telah di kutip oleh sehatq.com

Ikan menjadi pilihan nutrisi yang baik bagi ibu hamil. Studi menunjukkan bahwa ikan memiliki berbagai nutrisi penting untuk membantu perkembangan janin dan menciptakan kehamilan yang sehat.

Kandungan nutrisi utama dari ikan, yaitu dua asam lemak omega 3 DHA dan EPA. Selain itu, ikan juga memiliki sedikit lemak jenuh, protein tinggi, vitamin D, kalsium, yodium, dan berbagai nutrisi penting lainnya.

Manfaat konsumsi ikan bagi ibu hamil


  • Membantu perkembangan pertumbuhan janin. Ikan mengandung asam amino esensial yang dapat membantu menciptakan sel-sel tubuh bayi mulai dari kulit, rambut, otot, hingga tulang.
  • Baik untuk perkembangan otak janin. DHA asam lemak omega-3 telah terbukti dapat meningkatkan kekuatan otak janin. Ini sangat penting pada trimester tiga kehamilan dimana pertumbuhan otak bayi sedang berlangsung cepat.
  • Meningkatkan suasana hati. Asupan asam lemak omega-3, terutama DHA telah terbukti mengurangi risiko depresi selama kehamilan dan depresi pasca persalinan
  • Menjaga kesehatan jantung. Makan ikan dengan baik dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan mengurangi pembekuan darah dan kadar lemak darah. Selain itu, dapat menurunkan tekanan darah jika memiliki riwayat hipertensi
  • Mengurangi risiko lahir prematur. Asupan omega-3 yang cukup termasuk dari ikan membuat ibu hamil memiliki risiko kelahiran prematur yang lebih rendah. Tingkat kelahiran prematur di wilayah dengan asupan ikan yang tinggi juga jauh lebih rendah.

Ibu hamil dan menyusui disarankan makan ikan yang rendah merkuri sebanyak dua atau tiga porsi dalam seminggu. Beberapa ikan yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil, yaitu salmon, trout, teri, sarden, terubuk, lele, nila, ikan tod, ikan forel, serta berbagai makanan laut lainnya, seperti udang, kepiting, lobster, dan remis.

Badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat (FDA) merekomendasikan konsumsi ikan sebanyak 200-400 gram, atau setara dengan 2-3 porsi ikan perminggu.

Dalam sebuah penelitian, bayi yang ibunya mengonsumsi banyak ikan selama kehamilan (sekitar 400 gram dalam seminggu) memiliki keterampilan motorik dan kognitif yang lebih baik pada usia 6 dan 18 bulan daripada bayi yang ibunya makan sedikit ikan.

Sementara, bayi yang ibunya sangat sedikit makan ikan selama kehamilan mengalami perkembangan yang paling rendah dalam penelitian tersebut. Beberapa penelitian lain menunjukkan bahwa makan ikan selama kehamilan membantu mencegah berat badan lebih rendah



Ikan Yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Tidak semua ikan yang boleh di konsumsi oleh ibu hamil, ada juga ikan yang harus di hindari oleh ibu hamil, seperti ikan yang telah terkontaminasi oleh merkuri. ketika merkuri mengendap di air, bakteri mengubahnya menjadi jenis merkuri yang berbahaya, yaitu metil merkuri.

Metil merkuri dapat diserap oleh ikan dari air tempat habitatnya atau berasal dari organisme yang mereka makan. Selanjutnya, metil merkuri masuk ke dalam protein pada otot ikan, bahkan dapat tetap ada meski ikan telah dimasak.

Tubuh manusia dapat dengan mudah menyerap metil merkuri yang terkandung dalam daging ikan. bagi ibu hamil, metil merkuri mampu melewati plasenta, dan dapat membahayakan otak maupun sistem saraf janin yang tengah berkembang.

Merkuri adalah jenis logam beracun yang muncul dalam berbagai bentuk. Merkuri ada pada ikan, kerang atau hewan yang memakan hewan lain yang terpapar merkuri. Ikan dan kerang adalah sumber utama methylmercury.

Penyebab keracunan merkuri yang paling umum adalah karena konsumsi berlebihan methylmercury atau merkuri organik, yang terkait dengan konsumsi makanan laut.

Sejumlah kecil merkuri terdapat pada makanan dan produk yang dikonsumsi sehari-hari. Anak-anak dan bayi rentan terhadap efek keracunan merkuri. Merkuri membahayakan perkembangan sistem saraf pada anak dan mengganggu fungsi berfikir dan belajar anak.Paparan merkuri yang tinggi dapat membahayakan otak, jantung, ginjal, paru-paru dan sistem kekebalan tubuh.

Oleh sebab itu, wanita usia subur, ibu hamil, dan anak-anak sebaiknya tidak makan ikan yang bermekuri tinggi, seperti ikan todak,hiu,king mackerel, kakap emas, dan ikan marli.

Baca: ikan yang tidak boleh di konsumsi ibu hamil

Selain itu, bagi ibu hamil,menyusui, hindarilah mengkonsumsi ikan yang menteh atau yang setengah mentah karena mengandung bakteri dan parasit yang berbahaya bagi anda maupun janin.

No comments:

Post a Comment