Wednesday, May 20, 2020

MANFAAT IKAN LELE YANG TIDAK BANYAK DI KETAHUI



Ikan lele atau catfish adalah jenis ikan air tawar yang banyak konsumsi masyarakan di berbagai belahan dunia, khusunya di Indonesia, banyak masyarakat indonesia yang gemar mengkonsumsi ikan ini, baik di bikin pecel lele, dan masih banyak lagi.

Saat ini telah banyak masyaraka Indonesia yang membudidayakan ikan ini sebagai mata pencarian mereka, karena ikan lele memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan cara membudidayakannya pun juga terbilang mudah.

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang paling banyak di gemari masyarakat indonesia, baik anak-anak hingga orang dewasa yang menyukai ikan ini karena memiliki rasa yang khas dan mudah untuk di olah.

Berikut kandungan gizi pada 143gr daging ikan lele menurut USDA Food and Nutrient Database:

  • Kalori: 150 kkal
  • Lemak: 4gr
  • Lemak jenuh: 1 gr
  • Lemak tak jenuh tunggal: 1,57gr
  • Lemak tak jenuh ganda: 0,9gr
  • Asam lemak omega 3: 600mg
  • Asam lemak omega 6: 330mg
  • Protein: 26,4gr

Ikan lele memiliki kandungan vitamin D,B12,B1 dan koil yang tinggi. Serta vitamin yang terkandung dalam ikan lele adalah vitamin B5,B6,B2,B9, dan sedikit vitamin E,A,C, dan K 

Jenis mineral yang paling banyak terkandung dalam ikan lele adalah fosfor,selenium,dan potasium. Selain itu, terkandung pula megnesium, zinc, zat besi, kalsium, dan mangan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. 

Ikan lele juga bermanfaat bagi ibu menyusui, sebab ikan mengandung sejumlah gizi penting seperti yodium,vitamin D, asam docosahexaenoic (DHA), dan asam lemak omega 3.

Bebagai gizi ini sangat penting untuk perkembangan sistem saraf,otak,mata,dan kesehatan bayi yang di susui. 

Oleh karena itu,Administrasi makanan dan obat-obatan (FDA) dan badan perlindungan lingkungan (EPA) Amerika Serikat merekomendasikan ibu hamil dan menyusui mengkonsumsi setidaknya 8 hingga 12 ons ikan rendah merkuri dalam setiap minggu.Ini sama dengan 2 atau 3 porsi. 

Ikan yang rendah merkuri dan baik untuk ibu menyusui adalah ikan salmon,nila,sarden, dan ikan lele. 


Manfaat Ikan Lele Bagi Tubuh 

1. Sumber Asam Lemak Omega 3 

Daging ikan lele berwarna putih dan hanya mengandung sedikit lemak..walau ikan lele di golongkan sebagai ikan yang tinggi kandungan lemak sehat seperti salmon, lele tetap bisa di jadikan alternatif sumber asam lemak omega 3.

Ikan lele mengandung eicopentatonic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA). Kedua asam lemak ini baik bagi kesehatan otak,jantung,mata,dan sistem imun tubuh.

2. Sumber Vitamin B12 

Vitamin B12 berperan dalam produksi DNA tubuh, pembentukan dan kerja sel darah merah, serta menjaga fungsi saraf. 
Kandungan vitamin B12 sangat cocok bagi kalangan lansia,bayi,dan ibu hamil. yang dapat mencegah anemia atau kurang darah. 
mengkonsumsi 143 gram daging ikan lele bisa memenuhi 69% dari kebutuhan vitaminB12 harian.

3. Sumber Vitamin D 

Vitamin D sangat penting bagi kesehatan tulang karena membantu tubuh untuk menyerap kalsium,mengontrol pertumbuhan sel di seluruh tubuh,dan menjaga fungsi sitem imun tubuh. 

Ikan lele adalah salah satu sumber vitamin D, mengkonsumsi 143gram daging ikan lele sudah bisa memenuhi 180%  kebutuhan vitamin D harian anda 

4. Sumber Protein Lengkap 

Ikan lele mengandung protein berkualitas tinggi sebanyak 15,6 gram dalam tiap ekornya sehingga mampu memenuhi kebutuhan asam amino yang di butuhkan tubuh anda. Protein berkualitas tinggi tersebut membantu tubuh anda membangun massa otot tanpa lemak. Bukan hanya itu saja, kandungan protein dalam ikan lele juga membantu meningkatkan efektifitas fungsi kekebalan tubuh.

5. Rendah Kalori Dan Lemak 

Dalam 100 gram porsi ikan lele hanya mengandung sekitar 122 kalori dan 6,1gram lemak. 

Meski rendah kalori dan lemak, penting bagi anda untuk memperhatikan porsi makan sekaligus cara untuk mengolahnya. Jika tidak, kadar kalori, lemak pada ikan lele justru akan meningkat. 

Sebaiknya hindari untuk mengolah ikan lele dengan cara di goreng, sebagai gantinya bisa di kukus atau juga bisa di panggang. Selain itu anda juga memvariasikan dengan pilihan lauk pauk yang seimbang.

6. Rendah Merkuri 

Merkuri adalah sejenis logam berat hasil buangan dari limbah pabrik dan rumah tangga. Di dalam air, merkuri berubah menjadi zat yang di sebut dengan metilmerkuri yang berkaitan dengan protein dalam otot ikan. 
Penumpukan merkuri yang terlalu berlebihan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperi keracunan merkuri, hingga kerusakan saraf, terutama pada bayi dan anak-anak. 

Kabar baiknya, Environmental Protection Agency mencantumkan ikan lele sebagai salah satu ikan yang paling banyak di konsumsi dan rendah merkuri. 

7. Cocok Untuk Diet 

Manfaat ikan lele juga bisa di gunakan dalam diet sehat. Karena kaya akan Protein. Lele cocok di masukkan sebagai makanan diet. Protein adalah makanan yang paling mengenyangkan,pola makan tinggi protein mengurangi rasa lapar,membantu anda akan makan lebih sedikit kalori.


Hal Yang Harus Di waspadai 

Meskipun cenderung aman di konsumsi dan memiliki banyak manfaat. Namun ada beberaoa hal yang harus di waspadai ketika ingin mengkonsumsi ikan ini saat menyusui. 
Dalam beberapa kasus, ikan lele bisa menyebabkan sakit perut dan diare. 
Selain itu, mengkonsumsi ikan lele bisa terkena hipertiroid. Karena banyak petani lele yang menggunakan bangkai atau kotoran hewan sebagai makanan lele. 

Mengkonsumsi ikan lele secara berlebihan maka cairan dalam tiroid akan meningkat. Oleh karena itu, sebaiknya jangan mengkonsumsi ikan lele secara berlebihan. 



sumber: www.sehatq.com
            id.theasianparent.com 




No comments:

Post a Comment