Sunday, April 19, 2020

MENGENAL LEBIH DALAM TENTANG REEL SPINNING

Versus Duster



Hallo sahabat angler, kali ini tim tipsmancing akan membahas tentang reel spinning. Ya reel yang sangat populer bagi kalangan angler, dari angler pemula, sampai professional angler sering menggunakan reel ini.

Kali ini kami akan membahas lebih dalam tentang beberapa istilah yang tercantum pada reel spinning, perbandingan spool reel pada setiap brand, jenis-jenis reel spinning, Ciri-ciri hingga bagian bagian-bagian spinning reel serta fungsinya.


Istilah-istilah yang tercantum pada spinning reel

"Georgia", " Times new Roman" , serif, bila kita melihat salah satu reel ternama seperti Shimano, pada beberapa jenis reel spinning biasanya tertulis kode HG dan PG. HG sendiri adalah High Gear, dan sedangkan PG sendiri artinya Power Gear. Kode ini berkaitan dengan gear ratio, misalnya 4:1 yang artinya jika anda memutar handle 1 kali maka rotor akan berputar 4 kali.

Kode HG dan PG ini biasanya di tujukan pada suatu teknik mancing, kode HG atau High Gear memiliki gear ratio lebih dari 5.1:1 yang di tujukan pada teknik popping dan teknik casting, kenapa di tujukan pada teknik casting atau popping? . Ya karena pada teknik casting dan popping di butuhkan reel yang memiliki gear ratio tinggi atau high speed yang pada saat retrive, kita tidak terlalu banyak menggulung reel. Sedang kan reel dengan kode PG atau Power Gear memiliki gear ratio lebih kecil, yaitu di bawah 5.1:1. Yang di tujukan pada teknik jigging, agar pada saat reel bekerja pada umpan metal jig reel akan terasa ringan dan tidak terlalu menguras tenaga.

Ada pun kode lain yaitu SW (SaltWater) dan juga FW (FreshWater) kode ini di peruntukan pada tempatnya masing masing agar anda tidak salah memilih reel. Ada pun istilah LD (Level Drag) yang menunjukkan mekanisme level drag.


2.Spool


Reel  spinning mempunyai ukuran spol yang berbeda-beda, dari ukuran 500 sampai dengan 20000, ukuran-ukuran tersebutakan menunjukkan besaran body hingga kapasitas spool penampung senar. Semakin besar ukuran reel, maka akan semakin besar pula ukuran spool penampung senar.


3.Bagian-Bagian Reel Spinning Serta Fungsinya




1. Body.

        Pola bentuk utama dari reel, tempat drive gear, sistem isolasi, tempat ikatan pinion gear.
Umumnya body terbuat dari bahan :
1. Plastik (ABS), mudah pecah da harganya murah
2. Plastik (graphite), campuran antara nylon dan serat fiberglass dan biasa disebut nilon reforce glass
3. Aluminium (die casting), kuat dan mahal

2. Rotor.

         Bagian yang membantu Menggulung senar ke dalam spool, dan akan berputar jika handle di putar. Rotor ini pun hampir sama bahannya dengan body reel.

3. Anti Reversed lever.

        Sebagai pengatur fungsi stopper. Yaitu pengatur reel untuk berputar kebelakang atau bisa di sebut dengan pengunci reel.
Stopping system adalah sistem penguncian pada reel. Umumnya stopping system pada reel spinning dibagi menjadi 3 jenis, yaitu :

Rachet stopping system, memiliki sela yang cukup jauh sehingga menyebabkan senar mudah kusut

Rotor stopping system (multi stopping system), memiliki sela tapi tidak sejauh ratchet stopping system
One way stopping system, tidak memilki sela

4. Drive Gear. 

       Gear utama sebagai penggerak reel.

5. Handle 

      Sebagai penggerak drive gear, yang akan membuat rotor berputar.
Jenis handle dari reel yaitu:
 .Normal handle ( handle biasa)
 .one touch handle (handle lipat)
 .Balance handle

Untuk handle arm bahannya terbuat dari:
 

  •  Plastik : harganya murah, namun bisa melintir 
  • Aluminium ( die casting) : kuat, bisa berbentuk one touch namun tidak bisa melintir
  • Aluminium ( machine cut) : lebih kuat, lebih menarik, namun tidak bisa berbentuk one touch 

6. Grip

     Pegangan untuk memutar reel

7. Spool

     Berfungsi sebagai penampung senar.

8. Line Roller

    Sebagai jalan masuk senar ke spool.

9. Bail Arm. 

    Sebagai pembuka dan penutup senar.

10. Drag Knob

    Sebagai pengatur tegangan rem (drag) dari spool.
Jenis Drag pada Reel Spinning
Drag berfungsi sebagai pengatur tegangan senar pada saat memancing.
 Jenis drag pada reel spinning dibagi 2 yaitu :

Front Drag (drag depan), lebih kuat karena letak drag lansung kontak dengan spool, tapi umumnya agak mengganggu jika penyetelan dilakukan pada saat memancing, karena letak drag berada di depan spool.

Rear Drag (drag belakang), kurang kuat karena letak drag tidak langsung kontak dengan spool, tapi tidak akan mengganggu jika penyetelan dilakukan pada saat memancing, karena letak drag dibelakang reel.

11. Main Shaft

   Merupakan As utama dan sebagai penopang dari reel.


TIPE KHUSUS DARI REEL SPINNING.


1. Bait runner/ free runner reel.




Bait runner atau free runner reel merupakan salah satu type reel yang di gunakan untuk umpan hidup ciri ciri nya yaitu 
  • Memiliki bagian pengatur drag knob yang terletak di depan (drag depan) dan free spool tension dial yang terletak di belakang (drag belakang) 
  • Drag knob berfungsi sebagai pengatur tegangan senar saat strike, sedangkan free spool tension dial berfungsi untuk mengatur larinya umpan 
  • Memiliki bait runner level ( tombol knob) yang bisa mengatur bebas atau tidaknya spool


2. SURF CASTING REEL


Surf Casting Reel juga merupakan salah satu type khusus dari reel spinning yang digunakan  para pemancing untuk memancing di tebing laut dan di garis pantai  yang memerlukan jarak lemparan yang jauh. Ciri-cirinya antara lain :
  •  as-nya besar dan sangat kokoh 
  • Reel ini memiliki ukuran yang besar mulai dari 5000 ke atas 
  • Spool nya tinggi dan lebar agar jarak lemparan umpan  bisa jauh 


3. REEL SPIN CAST 

Spin cast merupakan perpaduan antara spinning dan casting, yaitu memancing dengan teknik melempar dan menggulung agar ikan tertarik untuk menyambar umpan, umpan yang digunakan adalah umpan buatan. Teknik memancing ini umumnya hanya digunakan di Amerika. 

Ciri ciri reel spin cast antara lain: 
  •  Reel mempunyai penutup yang berbentuk kerucut atau roket Apollo dibagian depan, bahannya bisa terbuat dari plastic, aluminium dan stainles steel 
  • Senar terletak di dalam kerucut dan terdapat lubang tempat keluarnya senar
  • Drag pengatur tegangan senar bisa berbentuk star drag maupun inner drag
  • Umumnya handle terletak disebelah kanan. Handle terdiri dari 2 jenis, antara lain : Single grip power handle dan dual grip power handle.
  • Joran yang dipakai bisa berupa joran spinning (reel spin cast terletak dibawah joran), maupun joran bait casting (reel spin ast terletak di atas joran).

No comments:

Post a Comment